Posted on February 14th, 2013 at 10:37 AM by Zainal M Ahmad

blues

 

Istilah “blues” mengacu pada “Blues Devil”, yang berarti melankolis dan kesedihan, penggunaan awal istilah dalam pengertian ini ditemukan pada George Colman s ‘satu babak sandiwara Blue Devils (1798). Meskipun penggunaan frasa dalam musik Amerika Afrika mungkin lebih tua, telah dibuktikan sejak tahun 1912, ketika Hart Wand s ‘” Dallas Blues “menjadi hak cipta pertama komposisi blues. Lyrics frasa sering digunakan untuk menggambarkan suasana hati tertekan .

 

Musik blues sendiri muncul dari musik-musik spiritual dan pepujian yang biasa dilantunkan oleh komunitas kulit hitam asal afrika di amerika. Di saat mereka bekerja atau istirahat di sore hari mereka selalu melantunkan pepujian kepada Allah dan juga menyanyikan lagu-lagu sedih khas melodi orang Afrika.

 

Tapi percaya atau tidak musik blues ternyata terkait dengan kaum muslim pada awalnya. Seorang penulis dan ilmuwan di Schomburg Center For Research In Black Culture di New York, Sylviane Diouf, berhasil mmeyakinkan bahwa blues memiliki keterkaitan dengan tradisi masyarakat muslim di Afrika barat. Dan untuk membuktikan keterkaitan ini Sylviane Diouf memutar dua rekaman. Yang pertama diputarkan kepada publik adalah lantunan adzan atau panggilan untuk menunaikan ibadah shalat untuk umat muslim, dan setelah itu diouf memutar Levee Camp Holler.

 

Rekaman kedua lagu itu adalah lagu blues lawas yang pertama kali muncul di Delta Mississippi. Levee camp holler sendiri bukanlah lagu blues yang biasa, lagu itu diciptakan oleh komunitas muslim kulit hitam asal Afrika barat yang bekerja di Amerika pasca perang. Dan lirik lagu Levee Camp Holler yang diputar Diouf terdengar seperti panggilan adzan yang berisi tentang keagungan Allah swt. Seperti halnya lantunan adzan, lagu tersebut juga menekankan kata-kata yang terdengar bergetar. Menurut Diouf, langgam yang senggau antara lagu blues Levee Camp Holler yang meyerupai adzan merupakan bukti bahwa ada hubungan diantara keduanya.

 

Menurut para sejarawan juga sekitar 30% budak dari Afrika barat yang di pekerjakan secara paksa di Amerika adalah kaum muslim. Meskipun oleh tuannya dipaksa untuk beralih ke agama Kristen tapi banyak dari mereka tetap menjalankan agama Islam dan melantunkan ayat-ayat Alquran setiap harinya. Sejarah juga mencatat bahwa pelaut muslim dari afrika baratlah yang pertama kali menemukan benua amerika sebelumĀ Columbus. Jadi secara historis kaum muslim telah memberi pengaruh dalam evolusi masyarakat amerika beberapa abad sebelum Columbus menemukannya (Fareed H Numan dalam American Muslim History A chronological Observation).

 

 

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.